$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

Sidang Kasus Penyiraman Air Keras Novel Mirip Ajang Stand Up Comedy

Foto: Novel, Masinton,UAS dan Hotman Jakarta, motoberita.com: --Menuai banyak kontroversi, atas tuntutan JPU kepada pelaku penyira...



persidangan kasus penyiraman air keras novel menuai kontroversi
Foto: Novel, Masinton,UAS dan Hotman


Jakarta, motoberita.com:--Menuai banyak kontroversi, atas tuntutan JPU kepada pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel, di dalam persidangan yang mirip ajang Stand Up Comedy.

Pada sidang lanjutan terhadap kasus Novel Baswedan, Jumat kemarin, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutan pada dua terdakwa, yakni RK dan RB. Keduanya dijerat dengan Pasal 355 ayat 1 KUHP juncto Pasal 353 ayat 2 KUHP juncto Pasal 351 ayat 2 KUHP, berbunyi:

Pasal 355 ayat 1 KUHP:

Penganiayaan berat yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu, diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.

Pasal 353 ayat 1 dan 2 KUHP:

1. Penganiayaan dengan rencana lebih dahulu, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

2. Jika perbuatan itu mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah dikenakan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Pasal 351 ayat 1 dan 2 KUHP:

1. Penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah,

2. Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Kendati di KUHP penganiayaan berat bisa diancam maksimal 12 tahun. Tapi JPU hanya menuntut kepada terdakwa dengan satu tahun penjara.

Alasan JPU yang juga menjadi salah satu pertimbangan meringankan, sebab dua pelaku didalam kasus ini tidak sengaja menyiramkan air keras ke bola mata Novel Baswedan.

Persidangan dan alasan Jaksa yang mirip dengan ajang Stand Up Comedy ini, menuai banyak kontroversi dan kritikan publik.

Diantaranya adalah UAS, lewat Youtube Ustaz Abdul Somad Official pada hari Minggu (14/6/2020).

Secara garis besar, UAS yang kurang paham hukum menanyakan kepada Hotman Paris, mengenai kenapa kok bisa, orang menyiramkan air keras dilakukan secara tak sengaja, dan di waktu subuh pula.

Dari pertanyaan UAS, Hotman sendiri juga mengakui, bahwa di IG sudah ada ribuan orang mempertanyakan hal sama terkait kasus Novel.

Hal lainnya yang sempat viral di twitter beberapa hari lalu, Novel lewat akun pribadinya menuliskan,

"Melihat kebusukan semua yang mereka lakukan, rasanya ingin katakan terserah. Tetapi yang mereka lakukan ini akan menjadi beban diri mereka sendiri, karena semua akan dipertanggungjawabkan. Juga termasuk Pak Jokowi yang membiarkan aparatnya berbuat seperti ini. Prestasi?" kata Novel melalui akunnya di Twitter, Kamis (11/6).

Tetapi disisi lain, Novel sendiri ragu bahwa terdakwa adalah pelaku yang sebenarnya, atas dasar alasan yang tidak masuk akal dan tuntutan lebih ringan oleh JPU, seperti dikutip tempo.

Mengenai cuitan twitter Novel, Hal berbeda disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP, Masinton Pasaribu.

Dirinya (Masinton) minta agar Novel Baswedan tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi hal ini.

Dan secara blak-blakan dirinya juga mengatakan bahwa Jaksa membuat tuntutan banci dalam dakwaan. Karena menurutnya,  pada dakwaan primer terdakwa dinyatakan tidak terbukti telah melanggar pasal 355 ayat 1 KUHP.

Kedua, terdakwa tersebut dianggap tidak mempunyai niat atau untuk melakukan penganiayaan berat pada Novel Baswedan.

Mereka hanya melanggar Pasal 353 ayat 2 dan pasal 5 ayat 1 yang akan dijatuhkan pada dakwaan subsider.

Namun juga tidak dimasukan posisi terdakwa dalam pasal 52 itu sebagai aparatur negara. Sehingga Masinton menyebut ini tuntutan banci.

Masinton selaku anggota DPR komisi III, dan khusus membidangi hukum, mengaku bahwa akan mendalami lebih lanjut terkait kasus Novel Baswedan.

Dia tidak ingin ada anggapan bahwa penegakan hukum jadi tumpul ke atas dan tajam ke bawah ini benar terjadi.

Masinton akan menggunakan fungsi pengawasannya di DPR untuk selalu mengawasi jalannya hukum di Tanah Air.     (IWN)

#motoberita
#sidang guyon
#sidangstandupcomedy

loading...
loading...
Tap Logo to Follow Us
               
Name

Entertainment,14,Hukrim,19,Internasional,26,Lifestyle,24,Nasional,94,Sorotan,11,Sport,17,Teknologi,7,
ltr
item
motoberita: Sidang Kasus Penyiraman Air Keras Novel Mirip Ajang Stand Up Comedy
Sidang Kasus Penyiraman Air Keras Novel Mirip Ajang Stand Up Comedy
https://1.bp.blogspot.com/-03OjDJVHPO0/XuZuOGL4TSI/AAAAAAAACFM/HhjpPjSUVvUiL1nEShvYYQN-efin5ICBgCLcBGAsYHQ/s400/20200615_011639_0000.png
https://1.bp.blogspot.com/-03OjDJVHPO0/XuZuOGL4TSI/AAAAAAAACFM/HhjpPjSUVvUiL1nEShvYYQN-efin5ICBgCLcBGAsYHQ/s72-c/20200615_011639_0000.png
motoberita
https://www.motoberita.com/2020/06/sidang-kasus-penyiraman-air-keras-novel.html
https://www.motoberita.com/
https://www.motoberita.com/
https://www.motoberita.com/2020/06/sidang-kasus-penyiraman-air-keras-novel.html
true
2069715259663126101
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy