$type=ticker$count=12$cols=4$cate=0$sn=0

Fakta, Boikot Natal Beberapa Negara

Foto: Ilustrasi larangan perayaan Natal Fakta, Motoberita.com: --Fakta riil, negara secara resmi dengan berbagai alasan, melarang dia...


Foto: Ilustrasi larangan perayaan Natal


Fakta, Motoberita.com:--Fakta riil, negara secara resmi dengan berbagai alasan, melarang diadakannya perayaan hari Natal secara terbuka, bagi umat dari kaum Nasrani.

Inilah fakta dari beberapa negara, dengan membuat kebijakkan, yang melarang umat Nasrani mengadakan perayaan hari Natal secara terbuka dimuka umum.

Aturan resmi yang dibuat pemerintah terkait mengenai adanya pelarangan itu, karena suatu sebab dan berbagai alasan dari masing-masing Negara.

Bahkan salah satu dari negara yang membuat ultimatum itu, akan memberikan sanksi berupa hukuman kurungan penjara bagi pelanggarnya.

Berikut ini ulasan beserta alasan dari beberapa negara, melarang kaum dari umat Nasrani, untuk melaksanakan perayaan hari Natal secara terbuka dan terang-terangan di depan publik.

Somalia, Negara Afrika yang satu ini memang penduduknya, mayoritas adalah dari kaum Muslim.

Sedangkan kepala pemerintah negara Somalia sendiri, selama dia menjabat di pemerintahan, setiap tahun selalu memarginalisasi rakyatnya.

Mengeluarkan pernyataan, agar tidak merayakan hari Natal dan tahun baru. Karena itu dianggap tindakan ilegal. Selama beberapa tahun belakangan.

Aparat keamanan dan intelijen juga diperintahkan oleh pemerintah, agar tetap waspada, mengawasi serta menghentikan, apabila terlihat ada yang melakukan perayaan Natal.

Karena menurut pemerintah Somalia, perayaan Natal tidak sesuai dengan prinsip dan kaidah Islam.

Dan Perayaan Natal itu sendiri dapat memberi alasan dan jembatan bagi teroris untuk melakukan serangan.

Korea Utara, kediktatoran penguasa dari negara Korea Utara merupakan hal lazim. Dia  beranggapan bahwa pohon natal itu, adalah alat perang psikologi yang dapat mempengaruhi negara nya.

Sikap anti Natal yang sangat kuat itu, di karenakan sekelompok orang dari negara rival, kaum Nasrani di Korea Selatan. Selalu memajangkan pohon natal didekat perbatasan pada setiap tahun.

Menurut dirinya, itu adalah ancaman, Kim Jong Un mengecam hal itu dan berencana menembakkan artelerinya kearah pohon natal yang ada didekat perbatasan Korea Selatan.

Di negara Korea Utara itu sendiri juga tidak diadakan hari libur keagamaan, kecuali perayaan dalam perihal untuk  menghormati pemimpin negara dan pendirinya.

Brunei Darussalam, Pemerintah dari Kerajaan Brunei telah mengeluarkan aturan, yang melarang perayaan hari Natal digelar secara terbuka.

Dan umat dari kaum Nasrani hanya di izinkan merayakan hari Natal hanya di dalam komunitas mereka sendiri atau keluarga mereka.

Kaum Nasrani dilarang membahas yang berkaitan dengan agamanya kepada umat Muslim di negara itu. Dan aturan lainnya, untuk pohon dan ornamen bercorak natal juga tidak diperbolehkan muncul dan tampak di muka publik.

Apabila ada yang melanggar aturan. Maka, pelaku dapat dikenakan sanksi denda US$20.000, sekitar Rp273 juta atau hukuman kurungan paling lama 5 tahun.

Alasan dan anggapan menurut pihak pemerintah Brunei, jika perayaan itu dilakukan secara terbuka dan terang terangan di depan publik, akan dapat merusak akidah dan komunitas kaum muslim yang ada di negara itu.

Sementara, untuk pemerintah dari Negara Tajikistan dan Arab Saudi, juga telah mengeluarkan perintah tahunan, dengan menerapkan larangan yang serupa, melarang adanya pohon Natal, kembang api maupun pertukaran kado.

Pemimpin ektremis kaum Yahudi di Israel, Benzi Gopstein juga membuat dan menyerukan larangan perayaan, dengan mengatakan Natal tidak memiliki tempat di sana.

Inilah beberapa ulasan serta alasan di beberapa Negara antara lain Somalia, Korea Utara, Brunei Darusalam, Tajikistan, Arab Saudi dan Israel terkait mengenai larangan perayaan natal.          (IWN)
loading...
loading...
Tap Logo to Follow Us
               
Name

Entertainment,14,Hukrim,19,Internasional,26,Lifestyle,24,Nasional,94,Sorotan,11,Sport,17,Teknologi,7,
ltr
item
motoberita: Fakta, Boikot Natal Beberapa Negara
Fakta, Boikot Natal Beberapa Negara
https://1.bp.blogspot.com/-QcgItMQgaKw/XfuHdFIHw6I/AAAAAAAABY0/Tcb_Cy_qcDcWldz9zvcYjWPYdt3z66jYACLcBGAsYHQ/s400/20191219_210759_0000.png
https://1.bp.blogspot.com/-QcgItMQgaKw/XfuHdFIHw6I/AAAAAAAABY0/Tcb_Cy_qcDcWldz9zvcYjWPYdt3z66jYACLcBGAsYHQ/s72-c/20191219_210759_0000.png
motoberita
https://www.motoberita.com/2019/12/fakta-larangan-perayaan-natal-di.html
https://www.motoberita.com/
https://www.motoberita.com/
https://www.motoberita.com/2019/12/fakta-larangan-perayaan-natal-di.html
true
2069715259663126101
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy